Friday, 27 December 2013

Pentingnya Pelatihan K3 Work At High (WAH) untuk Bekerja di Ketinggian

                Bekerja pada ketinggian tidak dilakukan begitu saja. Untuk pekerjaan seperti pengecatan tower, perbaikan tower, dll diperlukan alat pelindung diri (APD), pemeriksaan kesehatan, serta perlu dipenuhi syarat-syarat tertentu yang diatur dalam Undang-Undang. Tidak hanya perusahaan saja yang perlu menyiapkan kelengkapan seperti SOP, para pekerja juga harus paham tentang sistem keamanan bekerja pada ketinggian sebelum melakukannya.

                K3 pada dasarnya mengandung pedoman bagaimana bekerja dengan aman sehingga resiko kecelakaan dapat ditekan, tak terkecuali bekerja pada ketinggian. Pelatihan K3 yang membahas tentang kerja pada ketinggian ini disebut Work At High (WAH). Dalam WAH terdaapt banyak integrasi dari beberapa faktor, seperti sistem keamanan bekerja pada ketinggian, APD, fall factor, rope access (latihan dengan tali), dan masih banyak lagi.

                Dengan memperlajari K3 WAH, para pekerja akan mengerti bagaimana mereka harus bekerja di ketinggian dan mengaplikasikannya dengan baik, sehingga resiko kecelakaan dapat ditekan. Maka dari itu, proses pelatihan K3 menjadi hal yang sangat penting sebelum bekerja. Kami, Prashetya Quality, siap melatih K3 untuk perusahaan Anda dengan pelatih yang berkompeten di bidangnya, sistem pelatihan yang efektif dan efisien, serta terjamin berdasarkan landasan hukum yang kuat, sertifikasi dan aplikasi K3 di perusahaan Anda tentu akan berjalan dengan baik.

                Sudah banyak perusahaan ternama mempercayakan pelatihan K3 pada kami. Kami siap membantu Anda dalam pelatihan K3, sertifikasi K3, dan konsultasi K3. Segera hubungi representatif kami!
K3, pelatihan k3, k3 WAH, work at high, k3 ketinggian, bekerja di ketinggian, pelatihan k3 ketinggian, pelatihan WAH

Friday, 28 June 2013

Pengenalan K3 Di Ruang Terbatas (Confined Space Safety) dan Bahayanya


Bekerja di dalam Ruang Terbatas   ( seperti Tanki, Bejana, Gorong-gorong, Terowongan, Selokan, Saluran Pipa, Sumur, dst ) mempunyai resiko terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja di dalamnya. Oleh karenanya diperlukan aturan untuk memberikan jaminan perlindungan terhadap pekerja dan aset lainnya, baik melalui peraturan perundang-undangan, program memasuki ruang terbatas dan persyaratan ataupun prosedur untuk memasuki dan bekerja di dalam ruang terbatas.

Ruang Terbatas mengandung beberapa sumber bahaya baik yang berasal dari bahan kimia yang mengandung racun dan mudah terbakar dalam bentuk gas, uap, asap, debu dan sebagainya. Selain itu masih terdapat bahaya lain berupa terjadinya oksigen defisiensi atau sebaliknya kadar oksigen yang berlebihan dapat memicu kebakaran dan peledakan, suhu yang ekstrem, terjebak atau terperosok (engulfment), maupun resiko fisik lainnya yang timbul seperti kebisingan, permukaan yang basah / licin dan kejatuhan benda keras yang terdapat di dalam ruang terbatas tersebut yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja sampai kematian pekerja yang bekerja di dalamnya. Untuk dapat bekerja dengan aman di Ruang Terbatas, harus diperiksa terlebih dulu kadar oksigen, bahan mudah terbakar  dan tingkat toksin dalam ruang terbatas serta rencana & detail dari setiap pelaksanaan semua pekerjaan / aktifitas di dalam ruang terbatas.

Oleh karena itu, PT.Prashetya Quality mengadakan Pelatihan Keselamatan & Kesehatan Kerja di Ruang Terbatas (Training Confined Spaces Safety) dengan tujuan Memberikan pedoman/petunjuk Keselamatan dan kesehatan kerja kepada pengurus, pegawai pengawas dan ahli K3 mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan pada pekerjaan di dalam Ruang Terbatas guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja serta menekan kerugian karena peledakan, kebakaran dan klaim kesehatan lainnya.

Pada perkembangan permintaan pasar global, PT.Prashetya Quality telah bergabung dengan EMAAN Pte,Ltd & Global Network Pte,Ltd Singapore, Fuji Training Centre Jakarta & Lembaga Cegah Tangkal Kejahatan Indonesia sehingga dengan optimisme & potensi yang kami miliki serta komitmen tetap memberikan pelayanan jasa terbaik secara professional, kami siap membantu anda untuk memberikan Training Ahli K3 Umum, Konstruksi, Rigging, Kimia, Migas, Listrik, Angkat angkut, Tanggap Darurat, Fire, First aid, Investivigasi Kecelakaan, dst,


confined space, ruang terbatas, k3 ruang terbatas, pelatihan k3, training k3, pelatihan k3 ruang terbatas, trainingk3 ruang terbatas

Sunday, 23 June 2013

Penerapan ERP Untuk Security - Training ERP



Kebakaran, tsunami, dan bencana alam adalah beberapa factor bencana besar bagi perusahaan. Bencana-bencana darurat seperti ini tidak kenal waktu dan dapat menyebabkan kerugian. Tidak hanya faktor alam saja, faktor manusia seperti huru-hara dapat merusak harta dokumen maupun non dokumen perusahaan. Tidak hanya materi saja, bencana-bencana diatas dapat menimbulkan korban jiwa.

Untuk mengatasi keadaan darurat seperti ini, biasanya perusahaan membentuk pasukan keamanan seperti satuan satpam, mengerahkan polisi, dan pasukan anti huru-hara. Namun seringkali mereka kurang berkoordinasi satu sama lain. Bahkan ketika dalam kondisi panik, seperti bencana alam, mereka menyelamatkan diri mereka sendiri dan tidak melakukan evakuasi korban maupun aset perusahaan. Lalu bagaimana cara mengatasi bencana darurat dengan tepat?

Anda yang merupakan bagian dari perusahaan wajib mempelajari ERP (Emergency Response Plan / Tanggap Darurat Bencana). ERP  adalah  sistem yang mengintegrasikan beberapa depertemen mencakup HRD, keamanan (security), kesehatan / P3K, termasuk K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) itu sendiri untuk menanggulangi kejadian bencana tersebut.

Satpam, polisi, pasukan anti huru-hara termasuk dalam Emergency Response Plan Team atau  First Aider. Merekalah yang bertugas untuk menangani bencana darurat. Inilah salah satu materi ERP untuk mengajarkan Emergency Organization, K3, emergency response, emergency response procedure, dan perencanaan tanggap darurat pada mereka. Ketika mereka sudah menguasai ERP, bencana darurat dapat dicegah lebih dini dan dapat menyelamatkan banyak materi dan jiwa.

Training ERP tidaklah mudah. Karena bencana darurat datang tak kenal waktu, maka perlu latihan yang berkualitas, berbobot, dan dilatih terus-menerus (kontinyu) sehingga Emergency Response  Plan Team benar-benar paham cara mengatasinya.

Untuk melatih team security/satpam agar membentuk Emergency Response Team dan Emergency Organization yang berkualitas, PT. Prashetya Quality mengadakan pelatihan ERP satpam. Instruktur kami datang dari Kementerian Tenaga Kerja dan tim Polda setempat, serta tenaga pelatih kami yang professional dan berkompeten di bidangnya. Tidak hanya ERP yang kami sediakan, kami juga menyediakan sertifikasi AK3 dan pelatihan/training K3 migas, konstruksi, scaffolding, industri, dan masih ada 30 pelatihan K3 lainnya. Tak heran jika PT. Prashetya Quality adalah penyedia pelatihan K3 terlengkap di Indonesia.

Untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut, hubungi segera representatif kami!
definisi emergency response plan, definisi erp, definisi tanggap darurat bencana, emergency response, emergency response plan, emergency response procedure, manfaat emergency response plan, manfaat erp, manfaat rencana tanggap darurat, pelatihan erp untuk satpam, pelatihan rencana tanggap darurat untuk satpam, rencana tanggap darurat, training erp

Thursday, 20 June 2013

Menerapkan K3 Sehari Hari



Penerapan K3 | Mencegah Terpeleset | MENGHINDARI Terpeleset dan jatuh
Terpelset dan jatuh adalah kejadian yang paling sering pada insustri umum, dan menjadi penyebab kematian terbanyak dari semua penyebab kecelakaan kerja.

Anda dapat jatuh ketika berjalan, berdiri, atau bahkan duduk di kursi, tetapi kebanyakan terjadi ketika berjalan.

Penyebab bisa saja karena adanya minyak atau air tumpah di lantai, kehilangan pijakan pada tangga atau jalan yang berkerikil, tempat parkir licin atau lantai basah, atau tersandung kawat dan lain-lain.
Karena itu sangat penting memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
* Apakah kondisi lantai bersih, permukaan lantai tidak rata atau basah ?
* Apakah ada karpet robek, menggelembung atau tidak rata?
* Apakah daerah karpet atau tikar memiliki non-slip backing?
* Apakah lantai dipoles sehingga licin?
* Apakah ada tanda peringatan "Awas lantai basah" ?
* Apakah gang dan lorong-lorong ada penerangan / lampu yang cukup jelas?
* Apakah tangga diberi pagar / pegangan tangan?
* Apakah karyawan memakai alas kaki yang tepat?
Pelatihan k3 umum, menerapkan k3, management k3 sehari hari, mencegah bahaya, menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja

Friday, 31 May 2013

Pertolongan Pertama Akibat Panas

Fisrt Aid FOR HEAT ILLNESS

Contoh Pertolongan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Panas yang ditimbulkan oleh mesin atau cuaca saat bekerja memang cukup mengganggu pekerjaan. Apalagi, sampai menimbulkan komplikasi berbahaya. Berikut kami berikan beberapa contoh heat illness, gejala, serta cara penanganannya.

1. Sakit Ruam Panas :

Dikenal sebagai biang keringat. Biasanya tubuh berkeringat lebih banyak untuk mendinginkan lapisan kulit. Ruam panas ini biasanya dialami oleh pekerja didalam ruangan tanur, atau mesin bersuhu tinggi

Tanda / Gejala :

Ruam bergelombang dengan gatal parah, kadang disertai bintik-bintik pada kulit.

 Pertolongan Pertama :

Ganti pakaian lama yang basah oleh keringat dan ganti dengan baju yang bersih dan kering. Hindari lingkungan yang panas. Usap kulit dengan air dingin secara teratur untuk menjaga kulit tetap bersih dan kering.

2.  Kram Otot :

Kram otot Karena Panas  disebabkan oleh hilangnya elektrolit dalam otot karena cairan tubuh keluar akibat kepanasan,  menyebabkan otot berkontraksi. Kontraksi inilah yang dinamakan kram.

Tanda / Gejala :
Sakit berupa kejang otot, biasanya saat bekerja mengangkat beban berat, atau sering mondar mandir. Otot yang paling sering terkena adalah di betis disusul  lengan & perut

 

 Pertolongan Pertama

Asupan cairan yang tidak memadai sering memberikan kontribusi untuk terjadinya, kram. Segera istirahat, cari tempat dingin dan segera minum minuman isotonik yang dapat mengganti elektrolit di otot yang hilang, regangkan otot dengan pijat ringan.

3.  Kelelahan karena panas :

Disebabkan oleh terkurasnya tenaga disertai dengan lingkungan panas dan kelembaban yang tinggi.

Tanda / Gejala

pucat, kulit dingin, lembab, napas tersengal, pusing, berkeringat, haus, mual dan / atau muntah, konstan sakit kepala kelelahan dan kelesuan.
  

 Beristirahat di tempat teduh, bila perlu dibaringkan, Lepas pakaian yang tidak perlu,  Usap dengan air dingin, dan beri air dingin untuk minum.

Masih banyak lagi heat illness yang mengganggu dan apabila dibiarkan menjadi berbahaya.

    Prashetya Quality sebagai penyedia jasa pelatihan K3 terlengkap menyadari pentingnya penanganan heat illness sebagai bagian dari pekerjaan. Pelatihan akan diberikan secara kontinu oleh instruktur yang berpengalaman untuk meminimalisir resiko kerja, termasuk salah satunya yaitu heat illness.

    Masih banyak 30 jenis pelatihan K3 lainnya yang kami tawarkan. Tertarik, atau ingin berkonsultasi dengan kami? Segera hubungi representatif kami!
First Aid, Pertolongan Pertama Pada kecelakaan Kerja, pertolongan pertama pada kepanasan, penyakit akibat kepanasan, jenis penyakit kepanasan, macam penyakit kepanasan, penyakit disebabkan karena panas, panas dapat menyebabkan penyakit seperti,

Wednesday, 22 May 2013

K3 Industri Makanan Dan Minuman



Dalam menerapkan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3), hal paling penting adalah mengetahui sumber bahaya. Pada industri makanan dan minuman, sumber bahaya yang bisa menimbulkan kecelakaan kerja bisa terjadi karena berbagai sebab, misalkan :

1. Kejatuhan Benda, penyebabnya:

* Tumpukan barang diletakkan di tempat yang tinggi, seharusnya diletakkan pada tempat yang rendah.
* Rak penyimpanan kurang stabil, namun tidak segera diantisipasi (direnovasi/diperbaiki), sehingga mudah roboh.
* Metode penumpukan dan penyimpanan yang kurang baik yaitu tidak membedakan barang mana yang fast moving atau tidak mengikuti metoda First In First Out .

2. Pisau Tangan, (peralatan di meja kerja), penyebabnya:
* Tangan tidak memakai pelindung
* Saat disimpan tidak diselubungi
* Peralatan kondisinya tidak terpelihara dengan baik, seperti pegangan yang kendor, tumpul atau bahkan berkarat.

3. Konveyor, adalah penyebab yang terbanyak muncul terutama pada industri makanan dan minuman, hampir 30% dari semua kecelakaan. Penyebabnya adalah :
* Saat membersihkan tidak menggunakan prosedur atau peralatan yang memadai.

4. Terpeleset, penyebabnya:
* Lantai tergenang air atau bahan makanan karena ada kebocoran atau tumpahan.
* Tidak menggunakan alas kaki yang telah distandarkan
* Saat pembangunan lantai gedung :
–> tidak memperhatikan tingkat kekasaran agar kaki tidak terpeleset (hanya mempertimbangkan estetika saja).
–> Lantai bergelombang sehingga terjadi genangan bila terkena air.
* Aliran pembuangan air kurang baik.
 
Untuk lebih jelasnya Anda kami ajak untuk mengikuti pelatihan K3 Industri, PT. Prashetya Quality memiliki pelatihan K3 terlengkap di Indonesia dengan biaya paling terjangkau.
Segera hubungi representative kami.
k3, K3 Industri, K3 Industri Makanan, kesehatan dan keselamatan kerja, keselamatan kerja, pelatihan k3, pelatihan k3 terlengkap, pelatihan smk3, smk3

Thursday, 16 May 2013

Penerapan ERP Untuk Security - Training ERP


Kebakaran, tsunami, bencana alam, dan demo (huru-hara) adalah bencana besar bagi perusahaan. Bagaimana tidak? Bencana-bencana darurat seperti ini tidak kenal waktu dan dapat menyebabkan kerugian. Tidak hanya faktor alam saja, faktor manusia seperti demo atau huru-hara dapat merusak harta dokumen maupun non dokumen perusahaan. Tidak hanya materi saja, bencana-bencana diatas dapat menimbulkan korban jiwa.

Untuk mengatasi keadaan darurat seperti ini, biasanya perusahaan membentuk pasukan keamanan seperti satuan satpam, mengerahkan polisi, dan pasukan anti huru-hara. Namun seringkali mereka kurang berkoordinasi satu sama lain. Bahkan ketika dalam kondisi panik, seperti bencana alam, mereka menyelamatkan diri mereka sendiri dan tidak melakukan evakuasi korban maupun harta benda. Lalu bagaimana cara mengatasi bencana darurat yang tepat?

Anda dan perusahaan wajib mempelajari ERP (Emergency Response Plan / Tanggap Darurat Bencana). ERP  adalah suatu sistem yang mengintregrasikan beberapa depertemen mencakup HRD, keamanan (security), kesehatan / P3K, termasuk K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) itu sendiri untuk menanggulangi kejadian bencana tersebut.

Satpam, polisi, pasukan anti huru-hara termasuk dalam Emergency Response Plan Team atau  First Aider. Merekalah yang bertugas untuk menangani bencana darurat. Inilah salah satu materi ERP untuk mengajarkan Emergency Organization, K3, emergency response procedure, dan perencanaan tanggap darurat pada mereka. Ketika mereka sudah menguasai ERP, bencana darurat dapat dicegah lebih dini dan dapat menyelamatkan banyak materi dan jiwa.

Training ERP tidaklah mudah. Karena bencana darurat datang tak kenal waktu, maka perlu latihan yang berkualitas, berbobot, dan dilatih terus-menerus (kontinyu) sehingga Emergency Response  Plan Team benar-benar paham cara mengatasinya.

Untuk melatih team security/satpam agar membentuk Emergency Response Team dan Emergency Organization yang berkualitas, PT. Prashetya Quality mengadakan pelatihan ERP satpam. Instruktur kami datang dari Kementerian Tenaga Kerja dan tim Polda setempat, serta tenaga pelatih kami yang professional dan berkompeten di bidangnya. Tidak hanya ERP yang kami sediakan, kami juga menyediakan training dan sertifikasi Ahli K3  Umum,  Migas, Konstruksi, Schaffolding, dan masih ada 30 pelatihan K3 lainnya. Tak heran jika PT. Prashetya Quality adalah penyedia pelatihan K3 terlengkap di Indonesia.
Pelatihan K3 sangat penting bagi performa perusahaan anda.

Untuk dapat berkonsultasi secara gratis, hubungi segera representatif kami!
definisi emergency response plan, definisi erp, definisi tanggap darurat bencana, emergency response, emergency response plan, emergency response procedure, manfaat emergency response plan, manfaat erp, manfaat rencana tanggap darurat, pelatihan erp untuk satpam, pelatihan rencana tanggap darurat untuk satpam, rencana tanggap darurat, training erp